Sabtu, 05 Desember 2020

Mengatasi Hama Ulat pada Tanaman Jahe

Mengatasi Hama Ulat pada Tanaman Jahe

Jahe merah menjadi salah satu tanaman yang banyak dibudidayakan petani. Sebab pada saat ini permintaan akan tanaman rimpang satu ini cukup tinggi sehingga para petani tertarik untuk membudidayakannya. Penanamannya sendiri cukup mudah, tidak perlu langsung pada tanah dan menggunakan polybag saja.

Bertani jahe putih tidak bisa dikatakan selalu mudah. Seringkali petani harus berhadapan dengan berbagai masalah, salah satunya hama pemakan daun yang membuat daun menjadi berlubang-lubang. Apabila tidak segera ditangani, masalah ini bisa menyerang semua tumbuhan dan mengakibatkan gagal panen.


 

Penggunaan BioCron untuk Mengatasi Hama Daun Jahe

Salah satu teknik atau metode yang dapat digunakan untuk menghilangkan hama adalah menggunakan pembasmi hama BioCron. Sebenarnya, Anda bisa saja menggunakan pestisida alami untuk mengatasi permasalahan ini. Akan tetapi, untuk penggunaan skala besar tidak efektif.

Untuk lahan perkebunan jahe merah yang cukup luang lebih dianjurkan menggunakan pestisida kimia. Anda bisa menggunakan merek pestisida apa saja, tergantung yang tersedia. Namun, pastikan yang dikhususkan menghilangkan hama pemakan daun. Berikut cara mengolah pestisida BioCron:

1.      Persiapkan tank penyemprot ukuran sedang.

2.      Siapkan Biocron yang bisa dibeli di toko alat pertanian.

3.      Siapkan air, setidaknya 3 ember kecil.

4.      Masukkan seember air ke dalam tank.

5.      Masukkan setutup botol BioCron. Sebaiknya gunakan sarung tangan dan masker agar lebih aman. Jika tidak menyediakannya, Anda harus sangat berhati-hati saat menuangkan cairan dan cuci tangan setelahnya.

6.      Masukan tambahan air hingga memenuhi tank.

7.      Lakukan penyemprotan pestisida dengan target bagian daun jahe.

Anda bisa melakukan penyemprotan pada pagi dan sore hari. Lakukan secara rutin untuk menghilangkan hama pemakan daun yang menyebabkan daun berlubang-lubang dan tanaman menjadi tidak sehat dan kurang menghasilkan. Siapkan cairan pestisida dan lakukan pengecekan rutin terhadap tanaman di perkebunan Anda.

Ingin informasi lebih detail mengenai penanggulangan hama bisa berkunjung ke https://www.instagram.com/agribisnisumatera atau Youtube https://www.youtube.com/watch?v=etz91wqbIVE. Bagi Anda yang tertarik memiliki bibit  jahe putih berkualitas dan ingin membudidayakannya silakan hubungi nomor telepon 081818185112 atau mengunjungi toko online di marketplace  https://www.tokopedia.com/bibitja dan https://shopee.co.id/bibitjahemerah.


 

Kunjungi channel youtube kami Bisnis Sumatra jangan lupa like, komen, share dan subscribe.
 



Tokopedia                                                Bukalapak                                          Shopee
 

Info pemesanan
 

Kamis, 03 Desember 2020

Cara Mengatasi Bercak Kuning pada Daun Jahe

Cara Mengatasi Bercak Kuning pada Daun Jahe

Salah satu peluang agribisnis yang menjanjikan keuntungan besar adalah budi daya tanaman jahe. Di Indonesia kebutuhan akan tanaman ini cukup tinggi karena bukan hanya digunakan sebagai bumbu masakan atau campuran minuman, tapi juga sebagai obat.

Salah satu varian yang sangat disukai masyarakat Indonesia adalah jahe merah. Bahkan sekarang bukan hanya sebagai konsumsi langsung di masyarakat, tapi sudah masuk dunia industri pabrik modern yang menghasilkan beragam produk obat dan minuman kesehatan.

Tanaman yang termasuk dalam jenis tanaman rimpang ini dipercaya dapat membantu menguatkan system imun tubuh. Namun, banyak petani yang mengalami masalah dalam memberdayakan tanaman herbal ini. Salah satu sebabnya karena gangguan hama dan jamur hingga menyebabkan bercak kuning pada daun.


 

Menggunakan Antracol untuk Mengatasi Bercak pada Daun

Karena menjadi salah satu tumbuhan obat yang dapat mempertahankan system imun, budi daya tamanan yang disebut ginger dalam bahasa Inggris ini sangat diperlukan. Oleh sebab itu, permasalahan seperti timbulnya bercak kuning pada daun harus dapat diatasi secepatnya agar tidak menurunkan kualitas panen.

Salah satu cara yang dapat digunakan adalah menggunakan antracol, yaitu semacam fungisida berbentuk tepung dengan warna krem berbahan aktif menghalau penyakit tumbuhan disebabkan cendawan/jamur. Cara menggunakan antracol sangat mudah dan bisa dilakukan oleh petani dengan peralatan seadanya. Berikut cara penggunaannya:

1.      Siapkan tank semprot dengan saringan.

2.      Sediakan seember kecil air dan masukkan setengah isinya ke dalam tank semprot.

3.      Masukkan 2 sendok makan antracol.

4.      Masukkan sisa air sehingga bubuk antracol larut.

5.      Kemudian semprotkan cairan antracol pada tanaman yang daunnya menguning pada pagi dan sore hari.

Ketika melakukan penyemprotan cairan antracol pastikan cuaca sedang cerah. Sebab jika turun hujan, maka cairan tersebut akan luntur terbawa air hujan sehingga tidak terserap tanaman. Penyemprotan menggunakan antracol hanyalah satu dari sekian banyak metode yang bisa digunakan untuk mengatasi permasalahan bercak kuning pada jahe merah.

Jika Anda tertarik membudidayakan tanaman obat satu ini dengan bibit terbaik dan hasil panen melimpah, dapat menghubungi nomor telepon 081818185112 atau https://www.instagram.com/agribisnisumatera. Bisa juga mengunjungi toko online di marketplace https://www.tokopedia.com/bibitja dan https://shopee.co.id/bibitjahemerah . Tersedia bibit tanaman jahe berbagai varian dan melayani pengiriman langsung ke depan pintu.

Kunjungi channel youtube kami Bisnis Sumatra jangan lupa like, komen, share dan subscribe.
 



Tokopedia                                                Bukalapak                                          Shopee
 

Info pemesanan
 


 

Cara Memperbanyak Bibit Jahe dengan Mudah

Cara Memperbanyak Bibit Jahe dengan Mudah Membudidayakan tanaman jahe di masa sekarang ini bisa menjadi hobi yang menguntungkan. Berangk...