Tampilkan postingan dengan label daun jahe. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label daun jahe. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Desember 2020

Macam-macam Penyakit pada Tanaman Jahe

 Macam-macam Penyakit pada Tanaman Jahe

Manfaat jahe bagi kehidupan manusia memang sangat beragam. Mulai dari dijadikan bumbu masakan, campuran jamu, minuman kesehatan, hingga dijadikan bahan produksi untuk membuat beragam minuman bubuk. Oleh sebab itu, bisnis agribisnis menjadi salah satu cabang bisnis menguntungkan.

Pemanfaatan jahe bagi dunia industri membuka peluang bagi petani untuk mendapatkan penghasilan lebih besar, karena harga lebih baik dan kejelasan pembeli. Hal ini tentu akan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan para petani. Namun, pembudidayaan tanaman rimpang ini juga tidak luput dari permasalahan.

Terutama masalah hama sehingga membuat tanaman tidak menghasilkan saat dipanen. Oleh sebab itu, sebelum memulai bisnis budi daya tanaman yang tumbuh baik di Indonesia ini. Sebaiknya Anda mengetahui dahulu apa saja penyakit pada tumbuhan ini. Berikut adalah beberapa penyakit sering muncul di perkebunan tanaman ini.


 

5 Penyakit yang Umum Terjadi pada Daun Jahe

Berbagai macam jenis penyakit memang bisa menghinggapi tanaman sehingga membuat hasil panen menjadi berkurang. Ada penyakit menyerang bagian batang, akar, bahkan daun. Mengetahui berbagai permasalahan membuat Anda mudah mencari solusinya. Berikut berbagai macam penyakit yang umum terjadi dan membuat produksi makin berkurang:

1.      Daun jahe menguning dan membuat rimpang membusuk sehingga tidak bisa dipanen. Penyebabnya adalah jamur yang muncul disebabkan tanah basah akibat curah hujan meningkat. Cara Mengatasinya dengan pupuk dolomit.

2.      Tanaman mati karena adanya bekicot yang memakan tunas-tunas muda sehingga tidak dapat berkembang. Anda bisa mengatasinya dengan menyebarkan bubuk puradan di sekitar tanaman.

3.      Daun bolong-bolong karena dimakan ulat yang terjadi pada malam hari. Gunakan Bio Corn untuk mengatasinya.

4.      Tumbuhan kekurangan sinar matahari. Penanganannya dengan memindahkan tumbuhan tersebut.

5.      Bercak kuning pada daun yang tersebar melalui udara. Hal ini bisa diatas dengan memotong daun atau menyemprotkan cairan antracol.

Ingin informasi lebih detail bisa berkunjung ke https://www.instagram.com/agribisnisumatera atau chanel Youtube https://www.youtube.com/watch?v=etz91wqbIVE. Bagi Anda yang tertarik dengan manfaat jahe dan ingin membudidayakannya silakan hubungi nomor telepon 081818185112 atau mengunjungi toko online di marketplace https://www.tokopedia.com/bibitja dan https://shopee.co.id/bibitjahemerah

Kunjungi channel youtube kami Bisnis Sumatra jangan lupa like, komen, share dan subscribe.
 



Tokopedia                                                Bukalapak                                          Shopee
 

Info pemesanan
 

 

Sabtu, 05 Desember 2020

Mengatasi Hama Ulat pada Tanaman Jahe

Mengatasi Hama Ulat pada Tanaman Jahe

Jahe merah menjadi salah satu tanaman yang banyak dibudidayakan petani. Sebab pada saat ini permintaan akan tanaman rimpang satu ini cukup tinggi sehingga para petani tertarik untuk membudidayakannya. Penanamannya sendiri cukup mudah, tidak perlu langsung pada tanah dan menggunakan polybag saja.

Bertani jahe putih tidak bisa dikatakan selalu mudah. Seringkali petani harus berhadapan dengan berbagai masalah, salah satunya hama pemakan daun yang membuat daun menjadi berlubang-lubang. Apabila tidak segera ditangani, masalah ini bisa menyerang semua tumbuhan dan mengakibatkan gagal panen.


 

Penggunaan BioCron untuk Mengatasi Hama Daun Jahe

Salah satu teknik atau metode yang dapat digunakan untuk menghilangkan hama adalah menggunakan pembasmi hama BioCron. Sebenarnya, Anda bisa saja menggunakan pestisida alami untuk mengatasi permasalahan ini. Akan tetapi, untuk penggunaan skala besar tidak efektif.

Untuk lahan perkebunan jahe merah yang cukup luang lebih dianjurkan menggunakan pestisida kimia. Anda bisa menggunakan merek pestisida apa saja, tergantung yang tersedia. Namun, pastikan yang dikhususkan menghilangkan hama pemakan daun. Berikut cara mengolah pestisida BioCron:

1.      Persiapkan tank penyemprot ukuran sedang.

2.      Siapkan Biocron yang bisa dibeli di toko alat pertanian.

3.      Siapkan air, setidaknya 3 ember kecil.

4.      Masukkan seember air ke dalam tank.

5.      Masukkan setutup botol BioCron. Sebaiknya gunakan sarung tangan dan masker agar lebih aman. Jika tidak menyediakannya, Anda harus sangat berhati-hati saat menuangkan cairan dan cuci tangan setelahnya.

6.      Masukan tambahan air hingga memenuhi tank.

7.      Lakukan penyemprotan pestisida dengan target bagian daun jahe.

Anda bisa melakukan penyemprotan pada pagi dan sore hari. Lakukan secara rutin untuk menghilangkan hama pemakan daun yang menyebabkan daun berlubang-lubang dan tanaman menjadi tidak sehat dan kurang menghasilkan. Siapkan cairan pestisida dan lakukan pengecekan rutin terhadap tanaman di perkebunan Anda.

Ingin informasi lebih detail mengenai penanggulangan hama bisa berkunjung ke https://www.instagram.com/agribisnisumatera atau Youtube https://www.youtube.com/watch?v=etz91wqbIVE. Bagi Anda yang tertarik memiliki bibit  jahe putih berkualitas dan ingin membudidayakannya silakan hubungi nomor telepon 081818185112 atau mengunjungi toko online di marketplace  https://www.tokopedia.com/bibitja dan https://shopee.co.id/bibitjahemerah.


 

Kunjungi channel youtube kami Bisnis Sumatra jangan lupa like, komen, share dan subscribe.
 



Tokopedia                                                Bukalapak                                          Shopee
 

Info pemesanan
 

Cara Memperbanyak Bibit Jahe dengan Mudah

Cara Memperbanyak Bibit Jahe dengan Mudah Membudidayakan tanaman jahe di masa sekarang ini bisa menjadi hobi yang menguntungkan. Berangk...